Bismilah

With the name of Allah,  the most gracious the most merciful

Advertisements

ETIKA MAKAN/MINUM (part I)

يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحاً إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ
Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saIeh. Sesungguhnya AKU Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS Almu’minun:51)

Imam Ahmad berkata Apabila dalam makanan telah terkumpul empat hal, maka telah sempurna, (yaitu) ;
1. Halal
2. Membaca BismmiLLAH ketika mengawali makan/minum
3. Membaca AlhamduliLLAH ketika selesai makan/minum
4. Makan bersama-sama/berjamaah

Mari Kita Tengok Cara RasuluLLAH SAW Makan/Minum

1. Tidak boleh menggunakan peralatan makan/minum (piring, sendok, gelas, bejana, dll) yang terbuat dari emas/perak.
Dari Abdurrahman bin Abi Laila, RasuluLLAH SAW. bersabda: “Janganlah kalian mengenakan sutra atau pakaian yang dibuat (bercampur dengan) dari sutra dan janganlah kalian makan dari piring yang terbuat dari emas dan (atau) perak, karena sesungguhnya bejana dan piring seperti itu bagi mereka (ahli kitab/kafir) didunia dan bagi kita disurga” (HR. Al-Bukhari)
2. RasuluLLAH mencuci tangan sebelum/setelah makan untuk menghilangkan kotoran yang menempel ditangan dan mencegah kotoran tersebut masuk kedalam badan.
3. Membaca/melafalkan BISMILLAH ketika hendak makan/minum, dan membaca/melafalkan ALHAMDULILLAH ketika selesai makan/minum. IbnulQayim rahimahuLLAH mengatakan : “membaca BISMILLAH diawal makan dan munum, dan membaca ALHAMDULILLAH setelah selesai, mempunyai pengaruh yang sangat mengagumkan baik pada manfaatnya, kebaikan dan dalam mencegah kemudharatan.
4. RasuluLLAH SAW makan dalam posisi duduk yang sopan dan tidak mencirikan keangkuhan/kesombongan, dan tidak duduk sambil bertelekan (menopang dagu, bersandar, atau sambil malas-malasan)

(bersambung……)

Heavy In Your Arms


I was a heavy heart to carry
My beloved was weighed down
My arms around his neck
My fingers laced a crown
I was a heavy heart to carry
My feet dragged across the ground
And he took me to the river
Where he slowly let me drown

My love has concrete feet, my love's an iron ball
Wrapped around your ankles, over the waterfall

I'm so heavy. Heavy. Heavy in your arms
I'm so heavy. Heavy. Heavy in your arms

And is it worth the wait,
All this killing time?
Are you strong enough to stand,
Protecting both your heart and mine?
Who is the betrayer
Who's the killer in the crowd?
The one who creeps in corridors
And doesn't make a sound

My love has concrete feet, my love is an iron ball
Wrapped around your ankles, over the waterfall
My love has concrete feet, my love is an iron ball
Wrapped around your ankles, over the waterfall

I'm so heavy. Heavy. Heavy in your arms
I'm so heavy. Heavy. So heavy in your arms

This will be my last confession
"I love you" never felt like any blessing
Whisper it like it's a secret
Uttered to condemn the one who hears it
With a heavy heart

Heavy. Heavy. Heavy. I'm so heavy in your arms
(I'm so heavy) Heavy, heavy. I'm so heavy in your arms
(I'm so heavy) Heavy, heavy. I'm so heavy in your arms
(I'm so heavy) Heavy, heavy. I'm so heavy in your arms

I was a heavy heart to carry
My beloved was weighed down
My arms around his neck
My fingers laced a crown
I was a heavy heart to carry
But he never let me down
When he held me in his arms
My feet never touched the ground

I'm so heavy
Heavy in your arms

Heavy. I'm so heavy in your arms

ina tafta uzayina

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

terimakasih sudah berkunjung…

salam sejahtera dan keselamatan bagi kita semua

alhamdulillah, meski dalam web akhirnya kita bertemu… mari menjalin silaturrahmi

yang baik, untuk menambah teman…mengikat persaudaraan…menjadikan kita semua keluarga…

saya memanfaatkan fasilitas blog ini, untuk belajar…untuk mencari kemanfaatan…untuk berbagi cerita…

semoga tidak menimbulkan kejelekan, bahkan tidak membawa madhorot sama sekali..

semoga ada manfaat yang bisa diambil dari halaman saya…

dan untuk kebaikan dan perbaikan, saya mohon tinggalkan komentarnya…

salam hangat….

ina